The Marriage Life Of Mr Byun Baekhyun | Chapter 2b

PWk27Ua2hPw
Tittle : THE MARRIAGE LIFE OF MR BYUN BAEKHYUN (Chap 2b)
Author : PJ
Cast :
• You (OC)
• Byun Baekhyun
• Xi Luhan
• Park Chanyeol
• and other member of EXO
Rate : 19 +
Length : Chapter
Genre : Romance , comedy
Greeting !! Hello guys i’m back again. STILL, dengan hasil translitanku dari fanfic favorite ku ‘ The Marriage Life Of Mr Byun Baekhyun by sundaysundaes ‘. Walaupun tidak se bagus aslinya, tapi tetep saja telah menguras otakku sangat keras, dan semoga kalian bisa menikmatinya, ya..walaupun agak berantakan bahasanya,just keep reading guys, dan jangan lupa like and comentnya, Oya ,kau bisa cek Original storynya di sini,
Link : https://www.asianfanfics.com/story/view/426081/2/the-marriage-life-of-mr-byun-romance-you-exo-luhan-humor-baekhyun-chanyeol
HAPPY READING !!

Previous : https://noonabyun.wordpress.com/2015/06/21/the-marriage-life-of-mr-byun-baekhyun-chapter-2a/

Chapter 2b!

It Takes Two To Tango
Hari berikutnya, kau ingin membunuh dirimu sendiri.

Tidak , bukan karena kau baru saja melihat gambaran paling mengerikan dari dua orang laki-laki yang saling bercumbu satu sama lain, tapi karena kau ketiduran dan kau terlambat pada kelas bahasa mandarin awalmu. Dan setelah kau sedang di ancam di depan seluruh murid-murid, kau ketahuan kau belum mengerjakan pekerjaan rumah karena itu adalah hari ini. Kau benar-benar melupakannya.

Dan lebih parahnya, itu berubah saat Byun Baekhyun satu kelas denganmu.

“203 halaman cerita mandarin harus di baca, dan tugas 3000 kata dari pemahamanmu sendiri, semuanya harus besok. Oh jangan lupa, semuanya harus di tulis dalam huruf Hanzi “, komentar Baekhyun saat dia menghampiri tempat dudukmu tepat setelah kelas berakhir, dia mendengus dan menaruh seringaiannya, “kukatakan, kau brengsek, sweet heart “.

Kau tidak menatap padanya saat kau sedang memasukkan semua buku –buku mandarinmu ke dalam tasmu. Kau benar-benar begitu kesal pada hukuman yang kau dapatkan dari guru bahasa mandarin, Mr . Chou . Dan kau tidak membutuhkan si brengsek lainnya untuk lebih memperparahmu, “ diamlah dan tinggalkan aku sendiri “, katamu sebelum kau berdiri dan berjalan.

“Aku bisa membantumu, kau tahu “, katanya dan kau berhenti berjalan. “Seperti yang baru saja kau lihat, aku benar-benar bagus dalam bicara bahasa mandarin “, itu benar, si brengsek bereyeliner mungkin payah dalam bahasa inggris, tapi sial, dia bagus dalam bicara bahasa mandarin.

Kau melihat kembali kearahnya melalui bahumu, dan melihat cara dia melipat lengannya di dadanya dengan bangga. “Dan kenapa kau ingin membantuku ?”, kau bertanya

“Oh, aku tidak tahu “, dia mengangkat bahunya dengan biasa, “mungkin karena kita berteman ?”

Kau hampir tertawa, “Bullshit “

“Well, fine . Aku hanya mencoba untuk baik “, dia menyimplangkan tasnya di atas pundaknya dan berjalan biasa, melewatimu. “Lagi pula terserah kau, sejak aku bukanlah orang yang harus setuju dengan tugas-tugas itu . Have fun ~ “

***

Malamnya kemudian, setelah mencoba setuju dengan puisi-puisi mandarin itu sendirian untuk , 10 menit memberi dan menerima, kau berteriak frustasi dan mencoba untuk melihat ke semua tempat untuk sebuah bantuan karena kau hanya benar-benar tidak bisa mengerti apa yang harus di lakukan dengan frase-frase itu dan huruf-huruf hanzi. Kau ingin menelpon Luhan, the chinese gege, tapi melihat kenyataan bahwa dia sekarang frustasi akan seksualnya karena gadis yang dia tidak bisa dapatkan itu, kau putuskan untuk tidak menelponnya, lagi pula dia sedang keluar kota hari itu. Sesuatu tentang sebuah perjalanan ilegal atau apa – apapun artinya itu.

Kau mencoba melintasi aula dan hanya meminta teman wanitamu, hanya untuk mendengar alasannya seperti , “ maaf , aku benar-benar ingin menolongmu, tapi lihatlah, Chanyeol di sini sekarang dan dia benar-benar tertekan,mengatakan bahwa dia telah memiliki image Baekhyun merampas mulutnya atau apa. Pada intinya, dia benar-benar menangis jadi aku sungguh khawatir sekarang, kumohon mengertilah “.

Kau mengangguk karena wow , anak laki-laki yang terlihat seperti elf yang menyedihkan itu baru saja menderita begitu banyak karena hiburanmu sendiri . Merasa sedikit bersalah, kau hanya mengemasi kertas-kertasmu dan beberapa buku dan pergi ke perpustakaan, berharap mendapatkan beberapa keringanan di sana sebelum mereka menutup tempat itu untuk hari ini.

Saat kau sampai di perpustakaan, kau coba mencari tempat yang sempurna yang tidak terlalu di penuhi orang-orang. Jadi kau melihat sekeliling, melintasi beberapa rak buku untuk sampai ke ujung ruangan dan kau berhenti saat kau mendengar sebuah erangan berasal dari suatu tempat tidak terlalu jauh darimu. Kau berbalik dan diam-diam mengikuti sumber suara itu. Kau mendengar suara-suara gesekan dan erangan yang lebih feminim berasal dari balik sebuah rak buku yang berdebu di belakang, pojokan tempat yang tersembunyi dan kau mencoba untuk meredam terkesiapmu saat kau mendengar seorang gadis berteriak dalam ekstasi, “God ! Baekhyun, don’t stop ! aah ! “

Apa kalian bercanda ? di perpustakaan ? pada jam segini ? SUNGGUH ? ada orang-orang di sini !

Erangan bertambah keras dan keras sampai Baekhyun –kau bisa mengatakan melalui ke familiaran suara kasarnya – menaruh tangan pada mulutnya, mengatakan , “ diamlah, apa kau ingin kita tertangkap “

Kau merasa muak dan jijik dan kaget, jadi kau ingin meninggalkan 2 anjing liar itu sendirian . Tapi sejak keberuntungan gadis itu bukan di pihakmu hari ini, kau terpeleset pada kakimu semdiri dan terjatuh pada karpet kasar, membuat sebuah pukulan keras.

“Shit ! ada orang di sini ! “ kau mendengar teriakan gadis dan ada suara gesekan lebih berasal dari tempat mereka.

Kau menggosok dagumu dan berharap tidak akan memar di kemudian hari. Kau merasa bibir bawahmu mulai berdarah dan kau bisa merasa mati rasa pada lidahmu. Tampaknya, kau telah menggigit bibir bawahmu saat kau terjatuh.

“Tentu saja “, suara Baekhyun muncul, lebih mendekat saat kau membalikkan punggungmu dan melihat dia menatap ke bawah ke arahmu. Dia terlihat berantakan tapi setidaknya dia masih berpakaian lengkap. Rambutnya terlihat dia baru saja terkena badai dan kau bisa melihat memar-memar pada lehernya dan selangkanya saat dia mencoba untuk mengkancingkan bajunya, “tentu saja, kau “, kata Baekhyun lagi ,” kenapa kau harus merusak segalanya untukku, huh ? aku hampir saja begitu dekat dan untuk mencapainya “.

Kau merasa muak, kau hanya ingin memuntahi sepatunya lagi. Tidak, pada seluruh tubuhnya sekarang juga .

“Apa kau tidak punya malu ?! ini tempat umum”, kau mengakhiri sambil menghapus darah di bibirmu dengan punggung tanganmu.

Baekhyun mendengus, “so ?” , dia benar berjalan melangkahi tubuhmu, bahkan tidak berpikir berhenti dan membantumu berdiri.

Bagian dirimu hanya merasa begitu muak dengan aksinya tapi bagian lain dari dirimu juga merasa marah memergokinya bercumbu dengan gadis lain seperti ini. Tunggu , kenapa aku marah saat pertama kali? Bukan seperti dia kekasihku atau apa. Dia bahkan bukan temanku! Tidak seharusnya aku perduli padanya, bahkan tidak sedikitpun! Kau berpikir pada dirimu sendiri.

“Unbelievable . Melakukan hal semacam itu di umum …. kau begitu memalukan pada semuanya “, gumammu sedikit keras, kau mulai berdiri.

“Aku dengar itu “, katanya seperti biasa sambil berjalan menuju meja terdekat.

“Aku tidak sedang mencoba menyembunyikannya !”

Memang gila bagaimana dia bisa begitu santai setelah tertangkap bercumbu di dalam perpustakaan. Dia adalah sebuah definisi nyata dari seorang yang brengsek, kau menyimpulkan. Kau begitu marah dan kau merasa ingin membalikkan meja yang ada di depan di mana dia duduki, tapi , tidak , pekerjaan rumah bahasa mandarinmu yang belum selesai lebih penting dari pada temperamenmu sekarang ini. Kau terkesiap kembali pada kenyataan dan mengingat apa yang Baekhyun telah katakan padamu tepat setelah kelas berakhir , dan kau melihat kebetulan yang baru saja terjadi, kau bertemu dengannya seperti ini di sini di perpustakaan . Itu seolah-olah Tuhan telah merencanakannya untuk kau bertemu dengannya sehingga dia bisa membantumu dengan masalah-masalahmu.

Setelah menarik nafas dalam, kau memaksa kembali dirimu bersama. Kau putuskan untuk membuang jauh egomu untuk sekarang dan hanya memintanya untuk membantumu.

Dia sedang mengecek bayangan dirinya pada layar ponselnya saat kau menghampiri dimana dia sedang duduk. “Apa ?” , tanyanya dengan tajam.

“A …..”, kau berdehem tidak nyaman, dan mengacak rambutmu, “aku butuh bantuanmu dengan, uh , tugas mandarinku “.

Baekhyun menaruh kembali ponselnya ke dalam sakunya dan tersenyum padamu, “Dan bagaimana bisa aku membantumu ?”

***

“Okay , jadi sekarang apa yang kau inginkan untuk imbalannya ?” , tanyamu, setelah menghabiskan 3 jam berlangsung mencoba untuk menyelesaikan tugas 3000 katamu dengan bantuan Baekhyun, itu benar, dia benar-benar bagus dalam bicara bahasa mandarin. Hampir terlalu bagus, bahkan dia menjelaskan padamu bagaimana menulis Hanzi dengan hati-hati – lagi pula pertama , kedua kalinya tidaklah begitu baik –dan kau sedang benar-benar memulai mengerti puisi-puisi , frase-frase –atau paling tidak bagian yang paling penting dari mereka. Dan selama kau benci untuk mengakuinya, kau senang kau memintanya untuk membantu walaupun kau tahu dia menginginkan sesuatu untuk imbalannya. “Aku tahu kau tidak melakukan ini untuk gratis, Baek . Jadi katakan “.

“Aku terkejut. Kau pikir aku serendah itu ?” , tanya Baekhyun, menyeringai.

Kau memutar bola matamu ,” jelas sekali “.

“Ough , tapi , well , kau benar. Aku ingin kau melakukan sesuatu untukku “.

Kau meringis ,” kau tidak akan menyuruhku bercumbu dengan gadis-gadis, bukan ?”

“Tidak, tentu tidak, aku bukan mesum sepertimu “, katanya dengan mudah dan berpura-pura bahwa dia tidak melihat tatapanmu, “yang aku ingin kau lakukan adalah – “

“Aku juga tidak akan tidur denganmu “, kau memotongnya, membuntunya dengan tanganmu untuk menekannya.

“Pertama, ew “, Baekhyun membuat sebuah tatapan . “Kedua , kenapa kau bahkan akan berpikir bahwa aku ingin tidur denganmu ?”

“Well , I – “

“Diamlah, aku tidak punya waktu untuk bualanmu “

“Brengsek – “

“Yang ingin kukatakan adalah “, dia menginterupsi lagi , “ Aku ingin kau menjelaskan pada Chanyeol bahwa aku menciumnya bukan karena aku gay, seperti yang kau lihat tadi saat aku melawan gadis tadi di rak buku – “

Kau menatap, “God ,ew , hentikan “

“Aku ingin kau mengatakan padanya bahwa aku hanya melakukannya karena kau yang menyuruhku. Tampaknya, dia takut untuk hidup karena yang kulakukan. Dan juga sebagian karenamu juga, sejak kau adalah orang yang memberiku perintah. Dan sekarang aku ingin kau meminta maaf padanya untuk itu “.

Kau menunggunya untuk mengatakan sesuatu yang lebih , tapi dia tidak melakukannya, jadi kau bertanya , “ itu saja ?”

“Yeah “ , katanya

“Kau ingin aku meminta maaf pada Chanyeol – “

“Dan jelaskan “

“Dan menjelaskan. Tapi itu saja ? setelah apa yang aku lakukan padamu ? sungguh ?” , kau benar-benar sulit untuk mempercayai ini saat ini . Jujur kau berpikir bahwa Baekhyun akan meminta sesuatu seperti , “Aku ingin kau menjual ginjalmu dan berikan uangnya padaku “

Baekhyun kembali melempar tatapan seperti yang selalu dia lakukan , “kenapa kau begitu terkejut ?”

“Karena aku selalu berpikir kau orang egois, tidak pantas , meyedihkan – “

“Terserah padamu “, dia memutar bola matanya.

“ – Yang tidak perduli pada siapapun lebih dari dirinya sendiri “, kau tersenyum mengejek saat kau mengatakan kata-kata selanjutnya, “tapi itu berubah , kau hanya serentan dan serapuh seorang gadis yang baru saja kehilangan keprawanannya untuk beberapa orang brengsek “

“Nice “, komentar Baekhyun

“Kau sungguh perduli pada Chanyeol ,kan ?” tanyamu, tersenyum padanya.

Dia sedikit menjauh darimu , “hentikan , kau membuatku ingin muntah “

Kau cekikikan , “ kau benar . Kau perduuuuuulii padanya . Byun Baekhyun is a human , ladies and gentlemen ! “

“Aku akan memuntahi kepalamu “.

***

Kemudian malam itu , kau sedang di hakimi oleh 4 laki-laki saat kau mengunjungi ruangan Chanyeol dan meminta maaf padanya tentang apa yang terjadi .

“Kenapa kau menyuruh Baekhyun menciumku ?” , tanya Chanyeol , cemberut.

Kau terbata-bata , “A –aku sedang tidak berpikir , aku hanya berpikir bahwa dia tidak akan melakukannya dan – “

“Yeah , aku penasaran juga, kenapa kau ?” tambah Baekhyun , “apakah itu semacam fantasimu ? seperti porno bagimu, bukan ? dua laki-laki yang benar-benar hot saling bercumbu ? oh , kau pasti sudah begitu liar – “

Kau melempar salah satu bantal Chanyeol pada laki-laki bereyeliner , “ Diam kau ,Baekhyun “

“Hey , jangan begitu keras padanya “, Luhan bergabung , “ But serious , Sis . Jika kau ingin melihat 2 laki-laki yang hot bercumbu , kau bisa mencarinya di google. Ada begitu banyak situs bisa kau cek “.

“Dan tentu saja kau akan tahu itu “, kata Baekhyun , mengirimi Luhan sebuah tatapan , yang di balas oleh laki-laki yang lainnya dengan mengangkat bahu dan , “Apa . Seorang laki-laki tidak boleh melihat dua laki-laki hot saling bercumbu ?”

Kau beteriak, benar-benar frustasi ,” Tidak – aku tidak ingin melihat laki-laki bercumbu – kau tahu , lagi pula , kenapa kau bahkan di sini ? kupikir kau sedang keluar kota “.

“Memang “, kata Luhan, “ faktanya, aku baru saja kembali dari perjalanan, ingin mengobrol sedikit dengan Baozi di sini tentang sesuatu “, Luhan melingkarkan lengannya pada Minseok , yang menatapmu dengan tatapan intens yang menghakimi.

“Kau membuatku bermasalah begitu banyak sejak kupikir teman sekamarku adalah seorang gay “, kata Minseok , tatapannya serius, “kau tidak ingin tahu bagaimana rasanya mendengar seorang laki-laki yang sudah tumbuh dewasa menangis bagaimana dia sedang di koyak bibirnya oleh seorang laki-laki , di tengah malam “.

Kau ingin menangis

Baekhyun tertawa , “ ini begitu menghibur untuk di tonton “.

***

Hal paling mengerikan berteman dengan Luhan adalah laki-laki tersebut itu cenderung untuk melakukan hal yang tidak terduga pada waktu yang paling tak terduga.

Contohnya, kau tak pernah berpikir bahwa ada suatu hari di mana kau terlibat dalam sebuah pertemuan dengan topik seks sebagai diskusi utama pada jam 3 pagi . Tapi kau melakukannya, dan bahkan itu bukanlah bagian terparah. Kau berada dalam sebuah pertemuan yang diadakan di kamar mandi wanita lantai 1 , dengan 4 orang kurang tidur merengek di sampingmu saat Luhan, yang mengaku dirinya sebagai ketua yang bertanggung jawab atas pertemuan itu, berdiri tepat di depan gerombolan, mengajari setiap orang dalam ruangan tentang sex , wanita dan hubungan .

“Seks , Ladies and Gentlemen , kau harus mendengar dengan seksama di sini “, kata Luhan , menggenggam telapak tangannya bersamaan di punggungnya dan berjalan ke belakang dan ke depan seperti seorang jendral yang menyiapkan pasukannya untuk sebuah pertempuran , “ …… adalah sebuah seni “.

“Apa yang dia lakukan ?” tanyamu , cemberut

“Aku tidak tahu “, temanmu menggosok mata ngantuknya , “ kenapa aku di dalam toilet wanita dengan laki-laki ?”

“Aku tahu ,kan ?” , kau kembali berkata , “bagaimana dia bisa mendapatkan kunci ? jangan katakan dia mencurinya “.

“Luhan, God , ini jam 3 pagi “, protes Baekhyun

“Hyung “, Chanyeol menguap, “ apa aku bermimpi atau apa kau benar-benar memakai BB Cream untuk tidur ?”

“SEX !” Luhan berteriak dramatis , menunjukkan jarinya pada mata ngantuk Chanyeol untuk menekan kata-katanya, “ tidak hanya untuk hiburanmu. Sex adalah sebuah petualangan ! sebuah dunia yang baru, sebuah – “

“Bisakah seseorang menusuk brengsek ini dengan garpu atau apa jadi aku bisa kembali tidur ?” , Minseok tiba-tiba berkata dan semua yang ada di dalam ruangan menatapnya dengan mata terkejut .

“Whoa , Minseok –hyung jelas bukan seorang yang biasanya “, kata Baekhyun , “Dia biasanya begitu tenang dan dewasa “

“Tidak , benar-benar bukan dia “, Chanyeol setuju

“Well , Ladies and gentlemen “, Luhan meneruskan seolah-olah dia tidak hanya di ancam mati olah teman baiknya sendiri , “ Aku mengumpulkan kalian semua di sini dalam satu kesempatan spesial ini – “

Kau menaikkan tanganmu , “Kesempatan spesial apa ? kau hanya memanggil kita di sini , berteriak bahwa kau sedang dalam masalah besar – “

“ – Mengatakan padamu “, kata Luhan dengan hati-hati , merendahkan suaranya sehingga kau akan diam , “ itu seperti generasi muda yang baru , kau harus bertanggung jawab dan berhati-hati dalam merencanakan melakukan aktivitas seksual dengan kekasihmu “.

“Katakan itu pada dirimu sendiri , brengsek “, kau bergumam.

“Baekhyun ! “ panggil Luhan tiba-tiba, membuat laki-laki tersebut sedikit terkejut.

“A –apa ?” tanya Baekhyun , terkejut.

“Tidak ada lagi menggunakan gadis sebagai obyek seks “, Luhan mengajari. “ Itu termasuk tidak ada one night stand , tidak ada lagi gadis –gadis di perpustakaan, tidak ada Hand job rahasia di belakang kelas – “

“Kau dapatkan gadis-gadis untuk memberimu hand job di belakang kelas ?” , tanya Chanyeol, dengan mata melebar , “ Amazing ! “

“Yeah ,aku tidak tertangkap , bahkan tidak sedetikpun “, Baekhyun tersenyum bangga , “ suatu saat , aku bahkan mendapat blow job selama kelas “

“Serius ? Wow …. “, Chanyeol kemudian mulai menatap penuh harapan pada temanmu , sampai dia berkata dengan keras ,” Tidak Chanyeol , aku tidak akan memberimu hand job atau blow job di tengah-tengah pelajaran di kelas “.

Chanyeol mengeluarkan bibir bawahnya menggemaskan , menyipitkan matanya dan menggunakan suara aegyonya , “ kemudian , setelah kelas ?”

“Oh my God , stop it ! kau membuat telingaku berdarah ! “ , kau berteriak , menutupi telingamu dengan kedua tanganmu.

“Chanyeol ! “ Luhan berteriak , menghentikan laki-laki paling tinggi itu di tengah-tengah saat menghujani kekasihnya dengan banyak ciuman-ciuman .

“Yes ,sir ?”

“Aku ingin kau memperlakukan wanitamu layaknya seorang putri ! “

“Huh ?” Chanyeol cemberut , mengalihkan matanya dari mata Luhan ke kekasihnya.

Temanmu bergabung , “Dia memang memperlakukanku dengan baik , aku tidak ingin bermasalah dengannya lebih dari – “

“Non sense ! “ Luhan berteriak dengan nada yang tinggi, membuatmu meringis, “ Wanita adalah spesial , manusia berharga yang sedikit rapuh – “

Baekhyun mendengus , “Yeah , laki-laki tersebut yang memiliki hubungan seks tanpa akhir dengan gadis-gadis kebanyakan tanpa menelpon mereka kembali di pagi hari “.

“Baek “, kata Chanyeol , “ itu kau “.

Baekhyun benar-benar punya kehormatan untuk malu , “ Well , dia juga !”

“AKU JATUH CINTA !” Luhan tiba-tiba menyatakan dan ada berkali-kali suara erangan berasal dari setiap sisi ruangan , “ I have fallen in love so , so intensely with a girl – “.

“Siapa namanya ?” tanyamu

“Sesuatu, Aljabar, sesuatu, kurasa. Tidak masalah “, Luhan menghempaskan tangannya di udara padamu , “Sesuatu itu adalah ! hati kecil , inosen , rapuhku – “

“Aku akan memuntahimu , Oppa , serius – “

“ – sekarang menyakitkan, pedih, dan tidak ada obatnya di dunia ini yang bisa menyembuhkannya “, Luhan sekarang sedang berlutut di atas lantai kamar mandi dengan tangan di dadanya , “Dan aku telah melihat , mungkin ini adalah hukuman dari Tuhan untukku karena aku telah memperlakukan setiap manusia dengan vajajay pada bagian lebih rendah tubuh-tubuh mereka – “

“Apa itu vajajay ?” ,tanya Chanyeol penasaran

Baekhyun menguap , “Vagina, Yeol , sekarang diamlah “

“Aku akan membunuhnya – “, Minseok berdiri dan dia menyiapkan tinjunya, siap menyergap pada Luhan sampai Chanyeol menghentikannya dengan melingkarkan lengannya sekitar pinggang . “Minseok –Hyung , tidak ! Dia tidak layak ! “ , Chanyeol begitu putus asa.

“Dan sekarang aku katakan pada kalian , guys “, kata Luhan , menghapus air mata yang tidak ada dari matanya pelan, “bahwa sekarang,selama kau masih memiliki kesempatan. Lindungi dia, lindungi wanita kalian, hujani dia dengan cinta, dengan perasaan-perasaan, dengan pelukan-pelukan intim, dan ciuman-ciuman dan – “

“LUHAAAAAAN , DIAAAAM – “

“MINSEOK –HYUNG , TIDAAAK !! “

***

“Well, itu tadi aneh “, komentarmu saat kau berjalan keluar dari kamar mandi (toilet). Baekhyun berjalan hanya sekitar setengah meter di belakangmu . Chanyeol dan temanmu sudah lama pergi, tangan mereka saling merangkul pinggang mereka seperti lem , membuat kau ingin muntah lagi dan lagi .

“Cobalah jadi teman sekamarnya untuk seminggu, dan katakan itu lagi “, kata Baekhyun , menguap begitu keras hingga matanya mulai berair. Tanpa melihat , kalian berdua mulai berjalan bersama , berdampingan dan memiliki sebuah percakapan yang alami.

“Aku berteman dengannya sejak kecil, dan aku bersumpah , dia bukan seperti ini sebelumnya”, ulangmu , “Dia biasanya begitu inosen “.

“Untung Minseok –Hyung menahannya kemudian “, kata Baekhyun

“Yeah , lagi pula di mana dia ?”

“Aku tidak tahu. Terakhir kali ku lihat , dia sedang mencoba menjambak rambut Luhan dengan tangannya “

Kau meringis, “ Itu pasti menyakitkan “

“Yeah, dan oh teriakan feminim yang mengerikan . Manly , my ass “, Dia mendengus, “Lalu kurasa mereka berdua lolos ?”

Kau tertawa, “mereka akan dalam masalah besar saat petugas kebersihan menemukan mereka bersama di pagi hari “.

“Ha , petugas kebersihan “, Baekhyun tersenyum , matanya di penuhi dengan imajinasi, “Dia akan seperti ‘Apa yang kalian lakukan di toilet peerempuan ? apa kalian berdua sepasang homoseksual mesum ? apa kalian baru saja berhubungan seks di sini ?’ “

Kau tertawa lebih keras saat ini , “Man , they’re so fucked –up, aku tidak percaya aku berteman dengan mereka “.

“Luhan pantas mendapatkannya, untuk menipu kita seperti ini “, Baekhyun menyeringai , “kau tahu apa yang harus kita lakukan ?”

“Apa ?”

Matanya berkilat-kilat dengan mischiveous , “ Kita harus mengambil gambar provokativ mereka bersama dan menunjukkannya di seluruh sekolah , Kupikir kita bisa membuat sebuah poster ?”

Kau membuka mulutmu dengan kagum , “ Itu benar-benar ide yang bagus !”

“Benar ?” kata Baekhyun dengan semangat. “Apa kau membawa ponselmu ?”

Kau mengeluarkan Blackberry mu, dan mengibas-ngibaskannya di udara, “ Hell yeah “.

Baekhyun tersenyum begitu lebar, kau bisa melihat kedua taringnya terlihat dan sial, apakah dia selalu secantik itu ?

“Let’s go ! “ Baekhyun meraih tanganmu dan menggenggamnya dan membawamu kembali ke toilet. Kau terkejut pada bagaimana mudahnya tanganmu cocok dengannya dengan sempurna, jari-jari kurusnya saling terkait pada jari-jarimu, tapi kau putuskan hanya menggelengkan kepalamu dan menenangkan hatimu.

Saat kau kembali di lokasi, kau melihat bagaimana Luhan dan Minseok terlentang di atas lantai kamar mandi. Minseok berbaring di atas Luhan , yang benar-benartidur dengan satu tangan masih mencoba menjambak rambut Luhan, yang satunya sedang …. kau tidak yakin. Dia mungkin lolos saat Minseok mendorongnya ? anyway, dia sedang terbaring tak berdaya di bawah Baozi dengan mulutnya menganga dan matanya tertutup rapat.

Kau dan Baekhyun sedang saling menatap satu sama lain dan berbagi sebuah senyum rahasia.

Kau mengeluarkan ponselmu , “Smile for the camera – “

***

Di kemudian hari

“WHAT THE FUUUUUCKKK ? SIAPA YANG MENYEBARKAN FOTOKU INI – AKU TERLIHAT SEPERTI SEORANG HOMO – SIAL , AKU AKAN MEMBUNUH SIAPAPUN YANG MELAKUKAN INI – “

“Luhan , tenanglah – “

“TIDAK AKAN ! INI TEMPAT UMUM AKU AKAN – “

“Hey, bukankah itu gadis Aljabar ?”

“Nice foto , Luhan “

“FUUUUUCCCKKKKK !!!!

TBC …

Gimana readers?? Udah nggak berantakan kan kalimatnya ? Jjinja ! aku sudah berusaha keras menuangkan isi kepalaku kedalam tulisan ini, so.. hargai ya? At least plz RCL …… Oke deh semoga kalian terhibur, THX… by the way

YOUR COMENT AND LIKE KEEP ME A LIVE GUYS!!

Advertisements

22 thoughts on “The Marriage Life Of Mr Byun Baekhyun | Chapter 2b

  1. Bwahahaha poor luhan. Jail banget sih si cabe ckck. Kak OC disini cwek atau cwok?? Trus kak, aku ada beberapa kalimat yg gak ngerti. Kalimatnya kayak terjemahan gtu kak. Maaf ya kak aku banyak nanya. Soalnya aku gak ngerti. Dan makasi udah d tag☺
    Hwaiting kak ^^

    Like

  2. ampuuunnnn luhannn yakkkk gilaaa dia hahahah…… seneng bgt sama chap ini bahasa nya makin enak dan makin mudah di mengerti. mungkin karena udh biasa baca chap sebelumnya ya >< jadi udah tau gaya bahasa yg dipake sama ff ini. heheh..
    btw, ini masih lanjut kan? author nya lagi gak hiatus kan?? trus kalo boleh tau ff ini punya berapa chap thor??
    udahh ah segitu aja gak mau panjang2 lol.
    fightingg thor untuk kelanjutan nyaaa^^

    Like

    1. tenang belum hiatus 🙂 ini juga lagi ngerjain dear, thx ya udah mampir di blogku , apa nggak sekalian di follow ya ?! trus ff ini sebenarnya chapternya buaaaanyaaak banget! satu chapter aja ku jadiin dua, but it’s ok , makasih udah kasih semangat 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s