What Happen To Goodbye?

10858362_650356488410114_1595370069964353520_n
Tittle : What Happen To Goodbye?
Author : PJ
Cast : Oh Sehun
Lenght : Drable
Genre : Slice of life(hurt-fail)
Rate PG- 17

Greeting !!! Hallo guys, i’m back again, kali ini aku bawakan FF gajeku,pasti typo bertebaran, jalan cerita yang aneh dan pasaran , nggak ngefeel banget … okey , di simak deh .

HAPPY READING !!!!

What happen to goodbye?

Alarm jam berbunyi di saat matahari melesakkan kehangatannya padaku. Aku hampir melupakannya. Aku benci diriku sendiri. Saat ini jam 6.30 pagi, aku bahkan malas untuk bangun. Kulihat kalender dan aku menyerngit. Kami berdua tahu bahwa dia akan meninggal tapi dengan tak terduga dia mempercayai akan keajaiban.

Flash back on

“Ubah 300! Clear!” teriak seorang dokter. Tidak ada respon.

“Ubah 400! Clear!” tidak ada respon.

Dokter itu memandangku dengan tatapan kasihan pada matanya. Mereka mulai melepaskan semua kabel dan mesin itu tidak menerima detakan jantung lagi.

“What the hell! Keep trying, you bastard!” aku berteriak pada dokter itu disaat dia menahanku.

“Mianhae.” Dia meminta maaf padaku.

“Simpan minta maafmu jika kau pikir itu akan membuatnya hidup kembali!” aku berteriak saat air mataku mulai turun dari kedua mataku.

Dia membungkuk dan meninggalkanku dengannya. Tangannya dingin dan tidak ada nafas lagi.

Flash back off

Dia jahat sekali padaku. Dia meninggal tanpa menngatakan selamat tinggal. Semua yang dia katakan padaku adalah untuk menemukan gadis lain.

Betapa teganya dia?

Aku bangun dari tempat tidurku dan mulai memakai setelan warna hitam.

Supirku mengantarku ke pemakaman dan aku membeli 100 bunga mawar putih kesukaannya. Aku tidak paham dia tapi kelihatannya dia memang menyukai mawar putih. Itu sangat mengesankan baginya, karena dia mungkin menyukai hal-hal yang unik.

Dia mungkin membenci kharismaku sementara orang-orang di luar sana terjatuh kedalam kharismaku, bukannya sombong tapi itulah adanya. Aku berjalan menuju pemakamannya saat udara dingin menyentuhku. Kutaruh bunga itu diatasnya dan mulai bicara seperti orang bodoh.

“Apa kau ingat kau mengatakan untuk mencari seorang gadis yang lain? Aku telah menemukannya tapi dia sepertimu. Lebih keras kepala darimu, kurasa. Sulit untuk memecahkan cangkang tapi kau telah mengajariku bagaimana memecahkan cangkang itu, jadi aku melakukannya dengan baik. Bagaimana denganmu?”

Hembusan udara dingin yang lembut menerpaku sekali lagi. “Aku bisa lihat kau sangat bahagia, huh? Aku sangat merindukanmu tapi kau menyuruhku untuk melangkah kedepan bahkan meninggalkanku tanpa mengucapkan selamat tinggal. Itu sangat menyakitkan!” aku tertawa pahit.

“Tapi aku tahu kau telah meminta maaf padaku setiap malam, jadi aku memaafkanmu.” Kucoba untuk tidak menangis.

“Sekarang aku akan berpamitan. Kau tahu? Aku memiliki cangkang yang sangat keras sekarang dan aku harus memecahkannya.” Air mataku mulai meluncur deras membasahi wajahku. Menyalahkan diriku sendiri atas kematiannya walaupun itu bukanlah salahku.

Aku berjalan menuju mobil dan berusaha untuk berhenti menangis layaknya anak kecil.

I hate you, Seojung, for leaving me alone!

Damn it! Oh God! Jika Kau nyata, tolong kembalikan Seojung padaku!

Aku sangat membutuhkannya.

Aku terbaring di atas tempat tidur setelah kembali dari tempat pemakaman. Hati dan kepalaku sangat sakit merasa seperti seseorang telah menikamku dengan sebuah pisau. Rasa sakit itu terlalu banyak bagiku.

Get another girlfriend and move on! If you don’t move on, i will be really sad!

Fuck you, Seojung! How the fuck am i supposed to move on?

Ya, kurasa aku jatuh cinta dengan Hana tapi bagaimana? Katakan bagaimana? Malaikat pun bahkan tidak membantuku.

Kuraih obat penghilang rasa sakit tapi pembantuku menghentikanku. “Ayahmu membenci keras pil itu!”

Aku mendesah kesal, “Aku hanya sakit kepala dan pil itu bisa membantuku!” teriakku.

Dia masih tidak mendengarku dan menagmbil pil-pil itu dariku. Ayahku berpikir rasa sakit karena kehilangan Seojung tidak akan sembuh dengan pil itu. What the fuck?! Aku mulai berjalan menyusuri jalan dan kaki-kakiku membawaku ke rumah Hana.

Good job, my legs! Kulihat wajah Hana yang lembut bagaikan malaikat di saat aku ingin berbalik dan melangkah pergi.

Dalam cahaya yang mulai memudar, kupejamkan mataku dan mendaratkan bibirku pada milik Hana untuk rasa sakit ini. Aku heran kenapa ciuman-ciuman bisa menghapus rasa sakit ini. Dia mencoba untuk melawan tapi aku semakin menciumnya lebih dalam. Aku tidak perduli pada sekeliling karena aku merasa kesepian dan putus asa yang tidak bisa kutahan lagi.

Sentuhannya mengingatkanku bahwa dia mungkin adalah harapanku. Kukosongkan pikiranku dan membiarkan diriku hehilangan kekhawatiran.

Dia mungkin adalah orang yang bisa menyelamatkanku dari kegelapan.
FIN

Apa ini? Ceritanya absurd banget! Ah sutralah….. yang penting nulis. Komen jusseo……

1904146_348492305356203_6740727239988893165_n

 

 

 

 

 

 

Advertisements

18 thoughts on “What Happen To Goodbye?

  1. annyeong… ah . baru kali ini bisa sempat mampir ke blog mu.. mianhe…
    dan aku baru saja membaca ceritamu diatas. bauklah ada sedikit typo “yamh” seharusnya “yang” selebihnya tidaka ada. dan kata “kecharminganku” lebuh baik kurasa jika diganti dengan kharisma ataupun pesona. dan untuk alur cerita… it’s ok.. tapi yang bikin kesel Sehun kok malah “enaena” kisseu Hana secara tiba-tiba… hahhaha.. untung Hana enggak emosi getok kepala Sehun biar sadar. Ceritanya cukup bisa dimengerti. Terimakasih karena telah menulis cerita ini. Fighting for you next FF.. Keep Writing !

    Like

  2. Annyeong !
    ah, it’s first time I’m visit your blog. Please, Forgive me !

    Ceritanya cukup dimengerti. typo hanya ada pada kata “yamh” seharusnya “yang” .. dan banyak kata “f*ck” membuat agak sedikit tidak nyaman saat membacanya. dan ada beberapa kata yang tidak ada spasinya. selebih itu penulisannya bagus..

    Alur cerita singkat yang berhasil emmbuat aku berpikir kalau Sehun itu “bad boy”… banyangin deh betapa keselnya aku pas baca Sehun tiba-tiba Kisseu Hana.. aish .. untung aja Hana gak getok kepala Sehun .. kkkk (aku iri, kenapa enggak jalan kerumah aku ajah sih, Sehun)

    Keep Writing, and Fighting for your next Fanfiction. XoXo.

    Like

  3. Annyeong !
    ah, it’s first time I’m visit your blog. Please, Forgive me !

    Ceritanya cukup dimengerti. typo hanya ada pada kata “yamh” seharusnya “yang” .. dan banyak kata “f*ck” membuat agak sedikit tidak nyaman saat membacanya. dan ada beberapa kata yang tidak ada spasinya. selebih itu penulisannya bagus..

    Alur cerita singkat yang berhasil emmbuat aku berpikir kalau Sehun itu “bad boy”… banyangin deh betapa keselnya aku pas baca Sehun tiba-tiba Kisseu Hana.. aish .. untung aja Hana gak getok kepala Sehun .. kkkk (aku iri, kenapa enggak jalan kerumah aku ajah sih, Sehun)

    Keep Writing, and Fighting for your next Fanfiction. XoXo.

    Like

  4. Annyeong author perkenalkan saya reader baru. Hehee
    Maaf baru ninggalin jejak sekarang hehee 😃
    Janji mulai sekarang gak akan jadi hantu lagi deh,abaikan pekenalan yang gak penting
    Balik ke cerita.. Oh sehun nya sangat kasian sekali di tinggal seojung . cerita nya pendek tapi pas kenal sasaran 😂 baper dengan besar nya cinta oh sehun 😃
    Buat author nya semangat buat bikin cerita2 lain nyaa keep writing figthing 😊😊

    Like

  5. Annyeong author perkenalkan saya reader baru. Hehee
    Maaf baru ninggalin jejak sekarang hehee 😃
    Janji mulai sekarang gak akan jadi hantu lagi deh,abaikan pekenalan yang gak penting
    Balik ke cerita.. Oh sehun nya sangat kasian sekali di tinggal seojung . cerita nya pendek tapi pas kenal sasaran 😂 baper dengan besar nya cinta oh sehun 😃
    Buat author nya semangat buat bikin cerita2 maaf comment nya gak membangun gak ngerti soal menjadi penulis yang bagus dan benar saya cuma tau nya baca saja 😊😊

    Like

  6. Hana jadi semacam pelarian? Obat? Atau apa? Sedih sih jadi hana klo dijadiin tempat pelarian, sakit karena di hati sehun tetep ada seojung -_- kendati udah mati sih, well ceritanya keren, tulisannya kamu banget, mungkin bosen ya kamu setiap baca komenan aku mesti ada kata2 itu? Haha sorry, tapi itu bener, jarang2 ada penulis yg punya ciri khas kayak gini biasanya mirip bahkan sama aku jd sulit buat ngebedain nya, tapi km nggak, keren…good job pj, sorry bacanya telat pake banget soalnya lagi ribet sama KKN *maap curhat hehe… fighting ne..!

    Like

    1. thanks 🙂 aku yakin pasti kamu akan membacanya, cuma lg sibuk aja, btw, semangat buat KKN nya, semoga sukses,and soal nulis ff, jujur aku nggak bisa buat kalimat yg mengandung kata2 khiasan ato apa lah, terlalu ribet , bhs indonesia aja masih susah kekekeke…once again, thanks buat review n komennya, i love u, muah…..

      Like

  7. Aduh abang gue, lu jadiin tuh cewek buat pelarian doang? Emangnye lu pikir cewek obat, (abaikan kekesalan ini) Ya pada intinya sih kurang suka sama endingnya doang (bilang aja cemburu) engga serius. Sedih sih emang bang kalo ditinggalin sama orang yang dicintai, tapi ya udahlah yaa ikhlaskan aja. Gak usah berlarut-larut, banyak di luar sana yang lebih baik jadi seojung, coba lirik aku 😀 kekekeke
    Ini udah direvisi yaaa? Rapih kok tulisannya, soalnya tadi aku baca komen sebelumnya yang bilang banyak typo.
    Kalau aku perhatiin sama gaya penulisan kamu, kamu itu boros menggunakan kata kepemilikan. Kamu kan pake sudut panjang pertama, jadi gak usah terlalu menegaskan kata kepemilikian. Kaya contoh “Air mataku mulai meluncur deras membasahi wajahku” yang wajahku itu bisa cukup wajah aja.
    Hehehe sorry yaa cuma kasih saran aja, aku juga masih belajaran. Keep writing and be better

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s